Blog ; Popularitas, Keuntungan Finansial dan Investasi Akhirat

Tanggal satu di bulan Februari. Seperti biasa, di kantor hiruk-pikuk terjadi di ruang bagian keuangan. Hari ini gajiaaaann. Heboh banget. Alhasil, selepas sholat maghrib beberapa rekan minta diantar ke mall untuk beli jas hujan. Maklum, dua bulan terakhir curah hujan masih tinggi-tingginya. Maka, salah seorang direktur yang tadi pagi kebasahan akibat jas hujan barunya keok diterjang air, semangat bener minta diantar ke toko untuk membeli jas hujan yang baru.

Selepas dari mall, kami kembali ke kantor agak malam. 8.30 waktu bagian Condet, Jakarta Timur. Kusempatkan mengecek email di komputer. Salah seorang sahabat mengirim email, yang kini tengah dinas luar ke Monokwari, Papua. Kubaca perlahan. Tumben malam-malam begini, pikirku. Kubaca emailnya di tampilan yahoo classic-ku untuk beberapa saat : 

Assalamualaikum

Akhuna penulishebat,

Bagaimana kabar keimanan dan kesehatan antum? semoga Allah SWT selalu menjaga agar tetap berada dalam kondisi yang prima, amiin. 

Akhi, terus terang ana salut sama antum yang sudah banyak menghasilkan karya-karya dakwah wa bil khusus tulisan-tulisan antum, terus terang lagi ana ngiri sama antum, masih muda produktif dan enerjik. Sebagai sohib, boleh donk kalo ana juga mencontoh apa yang antum udah lakuin, dan sebagai sohib yang baik ana yakin antum juga mau ngebimbing ana supaya bisa produktif khususnya dalam urusan tulis menulis… seperti antum.

Tapi ya akhi penulishebat… ada satu ketakutan ana kalo sudah bisa menulis, takut kalo-kalo Saat menulis, ana berharap buah dari tulisan ana adalah popularitas dan keuntungan finansial, barangkali ana akan mendapatkannya. Tapi, ana yakin saat ana mendapatkannya, maka saat itu pula ia kehilangan satu hal : investasi akhirat.  

Tapi ala kulli hal ana serius, tolong bantu, ana mau punya blog juga kayak antum supaya ana bisa mengaktualisasikan diri ana di situ, sekaligus ana bikin manuscript perjalanan hidup dan pemikiran ana.

Semoga keikhlasan dan keridhoan Allah saja yang ana dapatkan dalam setiap tekanan tombol-tombol keyboard ana.  

Tolong ya… ana serius, ana siap “traktir baso” 

Jzklh akh Lufti.

Wassalamualaikum.

Harsono

Dalam hitungan dua menit, aku selesai membaca email singkat permintaan sahabatku itu. Aku merinding terharu, ternyata keinginannya memiliki blog sangat kuat. Kupikir, permintaannya waktu rapat dua pekan lalu hanya sebatas ghuyonan-nya saja setelah melihat blog pribadiku, tempat latihanku menulis selama tiga bulan terakhir ini. 

Dan yang paling membuatku terharu adalah kebersihan niatnya memiliki blog, yang bukan semata-mata mencari popularitas manusia apalagi berharap dolar bila memasang google adsense dan sejenisnya. Tapi jauh dari itu : investasi akhirat.

“Saat menulis, ana berharap buah dari tulisan ana adalah popularitas dan keuntungan finansial, barangkali ana akan mendapatkannya. Tapi, ana yakin saat ana mendapatkannya, maka saat itu pula ia kehilangan satu hal : investasi akhirat. “

Subhanallah, ternyata Allah mengingatkanku dengan caraNya sendiri dan melalui jalan apa saja. Aku teringat dengan cita-citaku yang masih kuingin wujudkan hingga kini ; menjadi penulis hebat. Cita-cita yang kupatri dengan menamakan alamat email-ku dengan penulishebat@yahoo.com 

Banyak yang mengira aku ini penulis. Padahal, masih jauh dari kenyataan. Tapi, aku tak pernah berkecil hati. Sebab, orientasiku bukan cuma sebatas dunia semata, tapi menjadi dai dengan pena sebagaimana inspirasi yang datang setelah aku membaca Dai Bersenjata Pena. Menegakkan kalimat Allah melalui pena, menuliskan bait demi bait kebenaran, dengan harapan banyak orang yang menginspirasi dari tulisan itu untuk senantiasa berbuat baik. Karena tiada balasan yang pantas bagi kebaikan selain kebaikan itu sendiri.

Itulah mengapa aku dulu kuliah di Jurnalistik. Kupikir, masih sedikit dai yang berjuang melalui pena, melalui tulisan dan komunikasi non verbal ini. Sehingga, peluang untuk aku menambah amal shalih sangat besar. Subhanallah. Terima kasih atas email yang menginspirasi malam ini dan malam-malam berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s