Bus Ramayana yang Menyebalkan

Bagi anda yang mau ke Jogja dan turun di termina Giwangan, saya sarankan tidak naik bus Ramayana. Dua pekan sekali, saya pulang ke Joga untuk bertemu anak dan istri. Dan kalau pulang, saya memilih naik bus dengan alasan lebih besar peluang mendapat tiket di akhir pekan ketimbang naik kereta.

Nah, untuk pulang kali ini, saya sial lagi. Bus langganan yang biasa saya tumpangi, penuh. Bus itu terkenal nyaman, murah dan fasilitas yang mantap. Saya takk usah sebut, nanti dibilang promosi. Yang jelas, Rp 115 ribu sudah ac, makan malam prasmanan dan yang paling penting, tidak menelantarkan penumpangnya.

Tanggal 4 Mei, saya pulang lagi. Bus langganan itu penuh dan saya terpaksa naik bus Ramayana. Padahal, pengalaman pertama saya naik Ramayana enam bulan lalu, tidak mengenakkan. Saya yang bilang sejak awal minta turun di terminal Giwangan, malah diturunkan di terminal Jombor. Alasan klasik para sopir edan: penumpang tinggal sedikit.

Nah, sama dengan enam bulan lalu itu, saya dan dua penumpang lain diturunkan di Jombor. Kali ini mau dioper. Hampir 20 menit saya menunggu bus yang akan mengganti bus sebelumnya. Tak datang juga, padahal sudah jam 5 pagi dan saya belum sholat shubuh.

Saya putuskan untuk sholat shubuh dulu dan minta kepada istri untuk menjemput saya di Jombor. Oya, saya sempatkan pula memotret bus Ramayana sialan yang menelantarkan saya dan dua penumpang lain.

Enam bulan lalu, saya dan empat penumpang lain juga ditelantarkan di terminal yang sama. Sayangnya, saya tak sempat memotret bus itu..

Nah, buat anda yang mau pulang ke Jogja dengan tujuan Giwangan, jangan sekali-kali deh naik bus Ramayana. Sebab apa? Tidak profesional! Sudah lebih mahal dari bus langganan saya, nggak dapat makan pula plus dapat bonus ditelantarkan. Mau?

Alasan bahwa tinggal sedikit penumpang bukan alasan yang profesional sebagai perusahaan jasa transportasi. Ini menunjukkan kemalasan dan pelayanan yang buruk dari penyedia layanan. Intinya, saya boikot bus Ramayana!

4 thoughts on “Bus Ramayana yang Menyebalkan

    1. saya naik Laju Prima mas. 115 ribu, kursi nyaman, AC dan dapat makan malam. tapi 2 bulan terakhir, g dpt makan malam karena lewat bandung. jd cuma 105 ribu

  1. aq malah naik ramayana dari jogja ke jakarta badanku sama istruku gatel gatel semua, kayaknya selimutnya ga pernah di cuci tuh, banyak kutunya,,jorokkk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s